6 Cara Orang Tua Mengatasi Rasa Malas Belajar Pada Anak Tanpa Marah-marah

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Siapa sih orang tua yang mau melihat anaknya malas belajar? Orang tua pasti akan merasa senang jika anak yang mereka banggakan rajin belajar dan memiliki pengetahuan yang luas. Namun, tidak selamanya anak mempunyai semangat dalam belajar. Lalu bagaimana yang harus dilakukan orang tua ketika mendapati anak-anak malas belajar?

Nah, di sinilah peran orang tua begitu diperlukan. Di saat para anak kehilangan semangat belajar hingga berujung malas belajar, maka orang tua perlu memberikan motivasi dan bukan sebaliknya yaitu memarahi anak.

Banyak sekali faktor yang menyebabkan anak malas dalam belajar. Karenanya yuk kita simak bersama, usaha-usaha apa yang bisa dilakukan orang tua agar anak kembali menemukan semangat belajar tanpa perlu memarahi mereka.

Cara Mengatasi Anak yang Malas Belajar

1. Membangun Suasana Belajar yang Menyenangkan

Kegiatan belajar yang dilakukan di rumah tidak harus terpatok pada satu tempat, seperti kamar atau ruang belajar. Belajar di rumah bisa dilakukan di mana saja, misalnya di ruang tamu, ruang keluarga, atau di area rumah lain yang memberikan suasana nyaman. Belajar dengan suasana yang tidak menyenangkan akan membuat anak menjadi malas belajar. 

Karenanya, penting bagi orang tua untuk mencari alternatif suasana belajar yang menyenangkan. Orang tua perlu membangun kesan bahwa belajar tidak selalu harus serius dan kaku. Namun sebaliknya, belajar bisa dilakukan dengan santai sehingga materi yang dipelajari anak akan lebih mudah diterima anak.

2. Mengetahui Bidang yang Diminati Anak

Setiap anak memiliki minat dan kesukaan yang berbeda antara yang satu dan lainnya. Hal itu yang perlu dipahami oleh orang tua. Anak tidak harus selalu bisa dan pandai dalam segala hal. Adakalanya anak lebih tertarik hal-hal tertentu saja, seperti bahasa, olahraga, sains, dan sebagainya.

Sebagai orang tua diharapkan mengetahui hal tersebut sejak anak berusia dini. Dengan mengetahui minat anak, orang tua bisa memberikan fasilitasi sesuai minat yang disukai anak. Hal itu akan memberikan kesan kepada anak bahwa belajar adalah suatu hal yang menyenangkan dan bukan menekan.

3. Memberikan Waktu Istirahat

Penting bagi orang tua untuk mengetahui waktu belajar anak. Jangan sampai anak menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk belajar. Orang tua juga perlu memberikan waktu istirahat. Waktu tersebut bisa digunakan untuk istirahat ataupun melakukan hal-hal yang anak sukai. Jika anak diminta untuk terus menerus fokus belajar, maka tidak menutup kemungkinan bahwa anak akan mudah bosan dan cenderung malas belajar.

4. Membudayakan Kegiatan Membaca di Dalam Rumah

Budaya belajar anak bisa dilatih dari budaya membaca yang diterapkan oleh orang tua di rumah. Orang tua bisa memberikan akses kepada anak untuk membiasakan diri membaca. Seperti menyediakan buku, koran, majalah, novel, dan lain sebagainya yang anak suka. 

Orang tua juga bisa memberikan contoh yang sama, yaitu membiasakan diri untuk membaca. Setelah itu orang tua dan anak bisa mendiskusikan bacaan yang telah mereka baca. Dari hal tersebut diharapkan semangat dan motivasi belajar anak bisa meningkat.

5. Mengapresiasi Prestasi Anak

Bagi anak apresiasi dari orang tua atas apa yang telah mereka capai adalah suatu hal yang penting. Maka jangan ragu dan malu untuk memberikan pujian atau memberikan hadiah sederhana untuk anak ketika mereka berhasil meraih sesuatu. Hal tersebut bisa menjadi suntikan semangat dan memberikan motivasi kepada adalah untuk menjadi lebih giat dalam meraih prestasi.

6. Tidak Membandingkan Anak

Setiap anak memiliki keunikan yang tidak sama antara satu dan lainnya. Masing-masing mereka mempunyai kemauan yang berbeda-beda. Termasuk dalam hal belajar. Memang ada waktu-waktu di mana anak merasa malas untuk belajar.

Di saat itu, orang tua tidak perlu membandingkan anak dengan anak-anak yang lain. Daripada sibuk menjelekkan dan membandingkan anak, lebih baik berusaha memahami mendengarkan keresahan anak dan menawarkan metode-metode belajar yang mungkin disukai anak. Beri waktu kepada anak untuk memilih gaya belajar yang sesuai dengan karakternya sehingga anak lebih mudah dalam memahami suatu materi pelajaran.

Nah, itulah tadi 6 cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi anak yang malas belajar. Semoga membantu dan semoga kita selalu bisa menjadi orang tua yang mengerti anak-anak kita.