Bisakah Google Form Mendeteksi Kecurangan?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Siapa yang belum mengenal Google Form? Salah satu aplikasi yang belakangan sering sekali menemani para guru dan peserta didik menjalankan proses pembelajaran jarak jauh. Penggunaannya yang mudah membuat banyak tenaga pendidik dan kependidikan lebih sering menggunakannya daripada aplikasi lain. Namun apakah dalam pengaplikasiannya, google form mampu mendeteksi kecurangan pada saat pelaksanaan ujian? Yuk kita cari tahu sama-sama.

Apa Itu Google Form?

Sebelum menjawab pertanyaan apakah Google Form mampu mendeteksi kecurangan, ada baiknya kita mengetahui apa itu Google Form secara umum. Google form merupakan aplikasi yang diberikan secara gratis oleh Google untuk membantu pekerjaan administratif seperti survei.

Google Form membantu kita dalam menyelesaikan beberapa jenis pekerjaan seperti membuat formulir online, membuat kuesioner, link pendaftaran, link presensi, membuat jajak pendapat, hingga membuat ujian online.

Untuk mendapatkan akses gratis di Google Form, kita hanya cukup memiliki akun google saja. Setelah itu kita dapat menikmati dan menggunakan Google Form dan beberapa fitur di dalamnya secara gratis.

Apa Fungsi Google Form?

Setelah mengetahui apa itu Google Form, ada baiknya kita mengetahui lebih dalam mengenai fungsi yang ada padanya. Pada dasarnya, google Form berfungsi untuk menyajikan kemudahan kepada kita, penggunanya, dalam mengambil data dari responden yang dilakukan secara online.

Dengan menggunakan Google Form, kita tidak perlu menggunakan kertas ketika ingin membuat kuesioner ataupun sejenisnya. Kita cukup memasukkan data-data yang ingin kita cantumkan pada kuesioner tersebut.

Kita juga tidak perlu mengirimkan formulir secara offline untuk mendapatkan data yang diinginkan. Kita hanya cukup membuat formulir online lalu meminta responden untuk mengisinya secara online pula.

Apa Saja Fitur Google Form?

Ada banyak fitur yang terdapat pada Google Form, di antaranya:

1. Gratis

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Google Form masih dapat diakses secara gratis hingga waktu yang tidak ditentukan. Cukup dengan mendaftar dan memiliki akun google, kita sudah dapat mengakses google form itu melalui google drive.

2. Membuat Form Kuisioner

Google Form dapat membantu penelitian yang tengah kita lakukan menggunakan fitur kuesioner online dengan point–point yang menjadi skor penilaian. Data yang telah tersimpan bisa di-export dalam bentuk spreadsheet/excell di dalam google drive. File ini bisa kalian diunduh dan update secara offline.

3. Membuat Form Ujian

Selain membuat kuesioner online, kita juga bisa menggunakan Google Form untuk membuat formulir ujian online. Kita bisa membuat ujian dengan tipe soal pilihan ganda maupun uraian. Formulir ujian online ini juga bisa kita sematkan ke dalaman web/blog yang kita miliki.

4. Membuat Form Presensi

Google Form juga dapat kita gunakan sebagai sarana mengisi daftar kehadiran secara online pada sebuah acara yang sedang diselenggarakan. Kita tidak perlu lagi menyediakan pena dan kertas untuk melakukan presensi kegiatan.

5. Membuat Form Vote

Membuat formulir untuk melakukan voting adalah salah satu fitur yang dapat digunakan di google form. Pada sebuah acara yang mengharuskan kita memungut banyak suara dengan voting, kita bisa menggunakan form vote ini. Selain terlihat lebih canggih, kita juga dengan otomatis memangkas biaya yang seharusnya digunakan untuk membuat voting.

6. Membuat Form Sertifikat

Google form juga dapat membantu kita dalam membuat sertifikat online. Dengan adanya fitur presensi online yang juga menggunakan menggunakan google form, kita akan mendapatkan data peserta yang nantinya akan dimasukkan ke dalam form sertifikat yang telah dibuat.

Apakah Google Form Bisa Mendeteksi Kecurangan?

Lalu setelah mengetahui ulasan di atas, apakah google form bisa mendeteksi kecurangan pada saat ujian online? Jawabannya adalah tidak bisa, sebab tidak ada fitur yang menyebutkan hal tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan google form ini dapat digunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih rinci atas poin–poin yang kita masukkan sebagai bahan pertimbangan.

Namun saat ini, telah hadir aplikasi ujian online yang bisa membantu para guru mendeteksi kecurangan peserta didik saat mengerjakan ujian online, yaitu Ujione. Dengan fitur real time yang terdapat pada aplikasi Ujione, guru bisa membuat batasan waktu ujian sesuai dengan tingkat kesulitan soal ujian yang disajikan. Dengan adanya hal ini, kemungkinan peserta didik untuk menyontek akan lebih kecil, sebab durasi pengerjaan soal yang terbatas. 

Untuk bapak/ibu guru yang berkenan mencoba aplikasi ini, bisa langsung mengunjungi halaman ujione.id untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Segera dapatkan pengalaman menyelenggarakan ujian dengan Ujione!

Demikian informasi mengenai apakah google form mampu mendeteksi kecurangan atau tidak. Semoga informasi di atas bisa memberikan pengetahuan tambahan bagi kita semua.