Mencari Tahu Apa Itu Learning Management System

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Selama menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh, pastilah bapak dan ibu guru sudah tidak asing lagi dengan istilah Learning Management System (LMS). Lalu apa sih Learning Management System sebenarnya? Bagaimana penerapannya dan apa saja manfaatnya? Tanpa perlu berlama-lama, yuk langsung kita simak saja ulasannya.

Pengertian Learning Management System

Pada dasarnya LMS atau yang lebih sering kita sebut sebagai e-learning ini adalah sebuah sistem komputer yang dikembangkan secara khusus untuk memudahkan para pengajar dan pelajar selama pembelajaran jarak jauh. Sistem ini bisa membantu para pengajar untuk merencanakan dan membuat silabus, mengelola bahan pembelajaran, mengelola aktivitas belajar para siswa, mengelola nilai, merekapitulasi absensi para siswa, menampilkan transkrip nilai, hingga mengelola tampilan e-learning sesuai kebutuhan.

Selain membantu para pengajar, LMS ini juga sangat mudah diakses oleh siswa dari mana dan kapan saja. Menggunakan LMS, para pengajar dapat mengakses berbagai fitur yang bisa digunakan untuk mengajar seperti artikel, e-book, animasi, suara, dan video yang dapat menarik minat siswa untuk semangat belajar.

Kelebihan dan Kekurangan Learning Management System

Dalam menggunakan sebuah sistem, wajar saja jika kita merasakan dampak positif maupun negatif selama penggunaannya. Begitu pula dengan LMS yang juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Learning Management System

  1. Waktu pembelajaran menjadi efisien sebab bisa dilakukan di mana dan kapan saja.
  2. Memudahkan pengajar dalam mencari dan mengatur materi pembelajaran untuk siswa.
  3. Biaya menggunakan LMS cenderung lebih murah dibandingkan pembelajaran tatap muka.
  4. Memudahkan aktivitas seperti kuis, tugas, upload materi, diskusi interaktif, dan lain sebagainya.
  5. Pembelajaran LMS menggunakan beberapa teknologi informasi berupa gambar, suara, animasi, video, dan teks membuat materi pembelajaran lebih mudah dipahami dan tidak membosankan.
  6. Mempermudah pengajar untuk mengumpulkan dan menganalisis data hasil belajar siswa dengan waktu yang lebih singkat.
  7. Meningkatkan kemandirian siswa dalam belajar.
  8. Dengan adanya fitur obrolan grup, interaksi antara siswa dan pengajar menjadi lebih mudah.
  9. Materi pembelajaran yang disampaikan bisa terdokumentasi dengan baik.

Kekurangan Learning Management System

  1. Membutuhkan koneksi internet yang stabil, sebab apabila jaringan internet terganggu maka kegiatan pembelajaran akan terhambat.
  2. Kurang bisa menerapkan interaksi secara real-time antara pengajar dan siswa. Sebab tidak semua pertanyaan siswa yang diajukan siswa bisa langsung oleh pengajar di hari yang sama. 
  3. Membutuhkan perangkat penunjang, seperti komputer, laptop, dan smartphone untuk bisa menggunakan LMS.

Fitur-fitur Learning Management System untuk Mendukung Proses Pembelajaran

Dalam platform atau aplikasi LMS biasanya terdapat beberapa fitur-fitur unggulan, antara lain:

1. User Interface (UI) yang Mudah Digunakan

Sebab bertujuan untuk memudahkan penggunanya, maka LMS didesain agar mudah untuk dioperasikan. LMS yang bagus pasti akan menyajikan antarmuka (interface) yang menarik, mudah diakses, dan mudah dipahami oleh para penggunanya, sehingga pengguna tidak kebingungan saat menggunakannya. Fitur antarmuka yang menarik juga dapat menambah estetika laman web LMS sehingga bisa menarik banyak calon pengguna baru.

2. Pendaftaran Bisa Dilakukan Secara Online

Salah satu fitur wajib yang perlu dimiliki LMS adalah pendaftaran. Dengan adanya fitur ini para siswa dapat mendaftarkan dirinya secara online. Selain itu, fitur pendaftaran juga harus mudah digunakan karena berkaitan dengan pembayaran kelas melalui beberapa metode pembayaran yang tersedia.

3. Kelas Virtual atau Kelas Online

Sebagai sebuah media pembelajaran digital, LMS tentu memiliki fitur kelas virtual atau kelas online. Kelas virtual adalah kelas yang menyajikan kegiatan pembelajaran tanpa mengharuskan kontak fisik.

Kelas virtual ini dapat menyajikan beragam materi pembelajaran digital, berupa video atau animasi pembelajaran, rekaman suara mengenai materi pembelajaran, dan dokumen materi pembelajaran (artikel atau buku elektronik) untuk dipelajari secara mandiri oleh para siswa.

Selain itu, LMS yang bagus harus memiliki fitur video conference yang dapat digunakan untuk belajar tatap muka meski secara jarak jauh. Dengan video conference, interaksi antara siswa dan pengajar diharapkan akan semakin baik dibandingkan jika pengajar hanya terus menerus memberi materi maupun tugas saja.

4. Kuis dan Ujian Online

LMS yang bagus juga seharusnya menyediakan fitur kuis dan ujian online. Dengan adanya fitur tersebut pengejar dapat melakukan evaluasi belajar untuk para siswanya. Fitur ini juga harus mendukung kebutuhan pengajar dalam membuat soal, pendistribusian soal ujian, rekap jawaban, hingga penilaian itu sendiri.

5. Ruang Diskusi

Fitur ruang diskusi penting untuk mendukung perkembangan belajar para siswa. Melalui fitur ini, pengajar dapat melakukan sesi diskusi yang lebih mendalam mengenai materi pelajaran yang telah disampaikan. Fitur ini juga bisa memberikan ruang bagi pengajar untuk memberikan feedback kepada siswa. Pengajar juga bisa mengukur sejauh mana pemahaman para siswa mengenai materi yang sudah diberikan.

6. Laporan

Fitur laporan di sini bertujuan untuk memudahkan guru melacak perkembangan para siswa. Fitur ini juga berguna untuk mengetahui daftar kehadiran siswa, intensitas para siswa mengakses materi pembelajaran, serta monitoring pengerjaan tugas para siswa.

Nah itulah tadi informasi seputar learning management system. Semoga artikel di atas bisa menambah pemahaman bapak ibu mengenai LMS ya. Setelah mengetahuinya, bapak dan ibu guru sangat bisa menggunakan LMS sebagai media pembelajaran online.

Untuk bapak dan ibu yang sudah menggunakan LMS namun belum didukung dengan aplikasi ujian online termasuk fitur rapor di dalamnya, bapak dan ibu bisa coba menggunakan Ujione. Sebuah aplikasi ujian online berbasis cloud yang bisa membantu proses penilaian dan evaluasi selama kegiatan pembelajaran. Sehingga tidak hanya kegiatan mengajar yang baik namun pelaksanaan ujian pun akan bisa menuai kesuksesan.