Tahukah Kamu Apa Itu Ujian Online?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Zaman semakin berubah dan memberikan dampak di berbagai sektor.  Salah satunya dunia pendidikan. Banyak sekali hal yang semakin hari semakin berubah. Mulai dari metode pembelajaran yang semakin canggih juga komponen-komponen lain yang memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Sebagai contoh, dulu menyampaikan materi hanya bisa dilakukan dengan media papan tulis. Saat ini kita sudah bisa memanfaatkan LCD proyektor untuk bisa menampilkan gambar dan video agar pemahaman peserta didik semakin baik. Selain itu, kegiatan ujian yang dulu dilaksanakan secara konvensional menggunakan pensil dan kertas, saat ini sudah bisa dilaksanakan secara online.

Ujian online bisa dilakukan dilakukan di mana saja bahkan seperti saat ini ketika situasi tidak memungkinkan kita untuk pergi ke sekolah. Ujian online yang dapat dengan mudah diakses di berbagai perangkat seperti smartphone, laptop, ataupun komputer menjadikan kegiatan penilaian menjadi lebih mudah. Dalam pelaksanaannya, soal-soal disajikan secara online melalui perangkat tertentu dan bisa jadi setiap peserta ujian mendapatkan soal yang berbeda.

Namun, tahukah kamu kelebihan dan kekurangan melakukan ujian dengan sistem online ini? Yuk kita simak ulasannya.

Kelebihan Ujian Online

1. Waktu yang Fleksibel

Waktu penyelenggaraan ujian online lebih fleksibel. Ujian dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun 24 jam dan 7 hari dalam seminggu.

2. Durasi Pengerjaan dapat Dibatasi

Dalam ujian online, durasi pengerjaan dapat dibatasi. Penyelenggara ujian online dapat memberikan batas waktu untuk setiap soal, misalkan 10 atau 15 detik untuk setiap soal. Dengan cara ini setiap soal harus diselesaikan sebelum menuju ke soal berikutnya.

3. Hasil yang Langsung Diketahui

Hasil ujian yang dilaksanakan secara online dapat diketahui langsung setelah ujian selesai. Hal ini tentu akan sangat meringankan tugas guru dan peserta ujian pun tidak perlu menunggu lama untuk  hasil ujiannya. 

4. Input Data Otomatis

Data yang terkait dengan pelaksanaan ujian seperti data peserta didik, mata pelajaran, dan hasil ujian dapat disimpan secara langsung pada database tanpa harus diinput secara manual. Hal ini tentu akan sangat menghemat waktu dan tenaga guru untuk mengoreksi jawaban para peserta ujian.

5. Menggunakan Media yang Canggih

Ujian online dapat menggunakan media khusus seperti audio, video, atau gambar sehingga dapat membantu pemahaman peserta ujian dalam menginterpretasikan dan menjawab menjawab soal ujian.

6. Acak Soal

Ujian online memungkinkan untuk dapat mengacak soal, sehingga memperkecil peluang peserta ujian mendapatkan soal dengan urutan yang sama.

7. Hemat

Pelaksanaan ujian on line dapat menghemat penggunaan sumber daya, seperti penggunaan ruang ujian jika ujian dapat dilakukan dari rumah. Selain itu ujian online juga membantu kita menjaga lingkungan, sebab kita bisa meminimalisir penggunaan kertas.

8. Memudahkan Kaum Disabilitas

Salah satu kelebihan ujian online juga mempermudah peserta yang memiliki keterbatasan fisik. Peserta dengan keterbatasan dapat melakukan ujian di rumah atau menggunakan peralatan khusus yang dapat membantu seperti Braille Keyboard, software khusus, hingga speaker sehingga dapat memberikan instruksi melalui pengeras suara.

Kekurangan Ujian Online

1. Koneksi Internet

Dalam pelaksanaan ujian online, salah satu hal yang cukup mengganggu adalah koneksi internet yang buruk. Dalam beberapa kasus, ketika terjadi gangguan pada koneksi internet para peserta ujian dapat kehilangan pekerjaan sebelum mereka menyelesaikan ujian dan menyimpannya. Hal ini tentu dapat merusak suasana hati para peserta ujian.

2. Menyontek

Menyontek bukanlah hal baru yang bahkan terjadi pada saat ujian dengan cara konvensional. Pelaksanaan ujian online pun tidak terlepas dari permasalahan ini. Ujian online memungkinkan para peserta didik untuk bekerja sama dalam mengerjakan ujian.

3. Mengakses Jawaban di Internet

Melaksanakan ujian online memungkinkan peserta ujian mengakses sumber-sumber informasi yang ada di internet. Kondisi seperti ini terutama terjadi apabila ujian yang dilakukan tidak tersentralisasi di sekolah atau laboratorium komputer. Hal ini mengakibatkan hasil ujian kurang dapat mencerminkan kemampuan atau pengetahuan para peserta didik.

4. Joki

Joki adalah sebutan yang digunakan kepada orang yang dibayar oleh peserta ujian untuk mengerjakan ujian dengan jaminan kelulusan. Dalam ujian dengan sistem konvensional kegiatan perjokian ini marak terjadi dan hal tersebut tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada ujian online.

Itulah tadi beberapa kelebihan dan kekurangan ujian online yang perlu kita ketahui. Semoga ulasan di atas bisa menambah pengetahuan kita terhadap apa itu ujian online.

Saat ini, di Indonesia sudah tersedia aplikasi ujian online yaitu Ujione. Dengan berbasis cloud, Ujione memiliki keunggulan-keunggulan dibandingkan aplikasi lain. Ujione mampu menampung hingga 5000 peserta ujian dalam waktu bersamaan. Ujione juga menyediakan beragam fitur yang memudahkan guru serta peserta didik dalam melaksanakan ujian. Silakan kunjungi laman kami di ujione.id untuk mengetahui lebih lanjut terkait ujione ini. Ujian? Ya Ujione!