Cara Inspiratif Mendidik Siswa ala Mr. Kobayashi

Dalam proses pembelajaran, penting bagi seorang guru untuk memiliki berbagai cara atau metode pembelajaran yang variatif. Hal ini bertujuan agar siswa bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda pada proses belajarnya dan meminimalisir rasa bosan. Terdapat salah satu tokoh pendidikan, pendiri, guru, dan kepala sekolah di Tomoe Gakuen yang mempunyai nama lengkap Sosaku Kobayashi. Beliau adalah sosok yang, cerdas, serta berwibawa yang juga menyebutkan hal serupa.

Menurut beliau, yang terpenting dalam sebuah sekolah atau sistem pendidikan bukanlah fasilitasnya melainkan cara mengajar yang dipilih dan digunakan. Mr. Kobayashi mencoba keluar dari tradisi umum masyarakat dengan menerapkan metode mendidik yang terbilang cukup unik. Meski begitu, cara-cara tersebut justru memberi kesan dan pelajaran mendalam bagi para siswa.

Berikut 15 hal yang dilakukan Mr. Kobayashi dalam mendidik siswa

1. Membangun sekolah dengan jerih payahnya sendiri

Mungkin hal ini terdengar aneh dan tidak mungkin bagi sebagian orang. Namun Mr Kobayashi sungguh-sungguh membangun sekolah Tomoe Gakuen sendiri. Bangunan sekolah dibuat dengan sangat unik karena menggunakan gerbong kereta bekas lengkap dengan relnya sebagai kelas.

2. Sebelum menjadi siswa di Tomoe, setiap anak ‘diwawancara’ terlebih dulu

Wawancara yang dilakukan kepada calon siswa Tomoe Gakuen bertujuan untuk mengenal karakter dari setiap calon siswa. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membuat siswa menjadi lebih percaya diri dalam berbicara dan terbuka dengan kejadian-kejadin yang pernah dialami. Wawancara tidak dilakukan untuk menentukan diterima atau tidaknya calon siswa.

3. Menerima semua siswa tanpa pandang bulu

Setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan dan mengikuti proses pembelajaran. Itulah yang juga diterapkan Mr. Kobayashi. Beliau menerima semua siswa termasuk siswa dengan kebutuhan khusus seperti cacat fisik, kretinisme, hingga badannya berhenti bertumbuh.

4. Siswa dibebaskan untuk memilih mata pelajaran sendiri 

Pada kebanyakan sekolah, setiap siswa diharuskan untuk mempelajari semua mata pelajaran. Namun Mr. Kobayashi justru membebaskan siswanya untuk memilih mata pelajaran yang diinginkan. Hal Ini dimaksudkan agar siswa dapat berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing.

5. Mengajak siswa ke perpustakaan

Cara menumbuhkan minat baca pada siswa adalah dengan mengajak ke perpustakaan. Setelah itu, siswa diminta untuk menceritakan buku yang telah mereka baca..

6. Memberikan kepercayaan dan tanggung jawab penuh pada semua siswanya

Dalam proses pembelajaran, penting bagi seorang guru untuk memberikan kepercayaam kepada siswa dalam menyelesaikan permasalahan. Dengan adanya hal tersebut, siswa merasa harus lebih bertanggung jawab atas apa pun yang dilakukan.

7. Sering meminta siswa untuk berpidato singkat

Mr. Kobayashi memberikan kesempatan kepada siswanya untuk membahas hal apa saja yang diinginkan oleh mereka. Hal ini memacu keberanian siswa untuk berbicara.

8. Selalu menanamkan kata-kata positif pada siswa

Banyak yang bilang bahwa kalimat bisa begitu berpengaruh bagi seseorang. Oleh karena itu, dalam proses belajarnya siswa berhak mendapat kalimat positif dari guru maupun lingkungannya. Hal ini bisa terus memberikan motivasi dan rasa semangat kepada siswa.

9. Selalu menjadi pendengar yang baik sekaligus pemberi solusi

Guru harus mampu menjadi sahabat bagi siswanya agar siswa lebih terbuka akan masalah yang dialaminya. Tidak hanya itu, usahakan juga untuk memberikan solusi yang terbaik bagi siswa karena setiap siswa memiliki latar belakang sosial yang berbeda-beda.

10. Memberikan peringatan kepada siswa yang melanggar tanpa hukuman

Jika ada siswa yang berulah, sebagai guru akan lebih baik jika tidak memarahinya. Dan itu yang diterapkan Mr. Kobayashi kepada siswanya. Beliau lebih memilih untuk memberikan penjelasan agar siswa tersebut mengerti akan kesalahannya. Beliau percaya semua anak pada dasarnya baik, sehingga untuk mengingatkan tidak perlu diberikan hukuman.

11. Setiap aktivitas belajar melibatkan daya pikir, emosi, psikomotorik, sains, dan biologi

Mr. Kobayashi memiliki prinsip untuk menyerahkan siswa sepenuhnya pada alam. Misalnya, mengundang petani untuk hadir dan mengajarkan bercocok tanam hingga panen. Hal tersebut bertujuan agar siswa menjadi lebih peka terhadap apa yang telah disajikan alam semesta.

12. Menumbuhkan rasa percaya diri kepada siswa yang memiliki keterbatasan

Sebab memutuskan untuk menerima seluruh siswa, maka Mr. Kobayashi pun juga memberikan kesempatan yang sama bagi siswa dengan kebutuhan khusus untuk mendapatkan rasa percaya dirinya. Sebagai contoh, beliau meminta Akira Takahashi, siswa laki-laki yang memiliki lengan dan tungkai kaki pendek (tubuhnya tidak dapat tumbuh lagi) untuk ikut lomba. Akira awalnya meragukan dirinya untuk dapat menang dalam lomba tersebut. Namun, Mr. Kobayashi sengaja mengatur agar Akiralah pemenangnya. Sejak saat itu, Akira tidak lagi ‘minder’ akan tubuhnya. Selain itu, saat kegiatan berenang di sekolah, seluruh siswa diminta untuk melepas seluruh busananya. Ini dilakukan agar semua merasa percaya diri akan tubuhnya sendiri.

13. Siswa bebas berkreasi

Dikarenakan anak-anak cenderung suka mencoreti, ia menyediakan lantai khusus untuk hal tersebut. Dengan fasilitas itu, siswa bisa dengan leluasa mengekspresikan dirinya, tapi tetap tahu aturan.

14. Di Jepang, kedudukan laki-laki di atas anak perempuan

Namun di Tomoe hal ini tidak terjadi. Mr. Kobayashi tetap akan bertindak tegas kepada siswa laki-laki yang mencoba mengusili siswa perempuan. Siswa dibiasakan untuk mengatakan “maaf” jika salah, menyertakan “tolong” jika butuh bantuan, dan “terima kasih”.

15. Beliau mengajarkan pelajaran musik khusus bernama Euritmik

Euritmik adalah pendidikan tentang ritme/irama yang diciptakan oleh Emile Jaques Dalcroze, seorang guru musik berkebangsaan Perancis. Pelajaran ini banyak sekali manfaatnya, baik untuk tubuh maupun otak. Dengan mempraktikkan euritmik membuat kepribadian siswa menjadi kuat, indah, selaras dengan alam, dan taat hukum seperti ritmik.

Nah, itulah tadi 15 cara inspiratif mendidik siswa ala Mr. Kobayashi. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan dan referensi bagi Bapak/Ibu guru dalam mendidik siswa di sekolah. Tetap semangat dalam mencerdaskan Bapak/Ibu guru tersayang!

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia