5 Cara Membangun Kepercayaan dan Hubungan Baik antara Guru dan Siswa

Mengajar bagi seorang guru tidak bisa dipahami sebatas menyampaikan materi kepada siswa saja. Tidak sebatas memberikan pemahaman atas sesuatu yang belum diketahui siswa sebelumnya. Namun lebih dari itu, guru sebagai orang tua siswa di sekolah harus memiliki hubungan yang baik dengan siswanya. Guru harus bisa dipercaya oleh siswanya sehingga kegiatan mengajar dan mendidik bisa mencapai tujuannya.

Guru yang baik akan selalu berusaha memaksimalkan potensi yang dimiliki siswa. Dan untuk bisa memaksimalkan potensi siswanya adalah dengan membina hubungan guru-murid yang baik. Meski begitu, untuk bisa membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan siswa bukanlah hal mudah dan selalu membutuhkan waktu lebih. Hal ini karena setiap siswa tidak bisa diperlakukan sama. Guru yang sudah dipercaya dan memiliki hubungan baik dengan siswa akan lebih mudah membangun suasana belajar yang menyenangkan. 

Lalu, bagaimana sih cara untuk membangun kepercayaan dan hubungan baik antara guru dan siswa? Yuk langsung simak ulasannya.

Cara Membangun Kepercayaan dan Hubungan Baik antara Guru dan Siswa

1. Mengajar dengan Sepenuh Hati

Mengajar memang pekerjaan yang cukup melelahkan. Sebagai guru, selain mengajar dan mengumpulkan administrasi, kita juga dituntut untuk bersikap tegas dan seobjektif mungkin kepada siswa. Meski begitu, kita juga tetap diperbolehkan menunjukkan rasa empati kepada siswa. Kita bisa bertanya pada siswa yang mungkin masih mengalami kesulitan belajar. Setelahnya kita bisa membantu kesulitan tersebut dengan memberikan kelas tambahan dan lain sebagainya.

2. Mengajar dengan Komunikatif dan Ekspresif

Dalam banyak hal, siswa cenderung lebih bosan dengan pembelajaran yang berorientasi kepada ‘teaching center’. Hal ini juga sesuai dengan hasil studi yang diterbitkan oleh Occidental College California tentang School is So Boring: High-Stakes Testing and Boredom at an Urban Middle School, dituliskan bahwa pembelajaran dengan metode teacher-driven activities, cenderung menimbulkan rasa bosan pada siswa. Rasa bosan yang dirasakan siswa dapat mempengaruhi sikap dan perilaku di dalam kelas. Oleh karena itu, sebagai guru, kita perlu menjadi guru yang komunikatif dan ekspresif. 

Kita bisa memulai dengan mengatur nada bicara dan gestur tubuh saat mengajar yang mampu menarik perhatian siswa. Mengajar dengan bantuan alat peraga, baik visual atau audio, serta menimpali materi dengan sedikit candaan, juga dapat membuat suasana lebih hidup dan tidak membosankan. Guru juga dapat memberikan pertanyaan dadakan secara acak kepada siswa sehingga antusias siswa terhadap proses pembelajaran akan terbentuk.

3. Menarik Perhatian Siswa dengan Hal-hal di luar Pembahasan Sekolah

Setiap siswa tentu memiliki ketertarikan terhadap suatu hal. Sebagai seorang guru, kita tidak boleh hanya sekadar tahu, namun juga bisa menarik minat siswa ketika membahas hal tersebut. Gunakan pengetahuan yang kita punya terkait ketertarikan siswa untuk membangun interaksi yang positif dan menyenangkan.

4. Menjaga Kredibilitas dan Konsistensi

Kewajiban seorang guru lebih dari sekadar mengajar dan memberikan materi pelajaran. Siswa juga memiliki hak untuk diayomi dan diberikan perhatian yang cukup. Beberapa siswa mungkin mengalami masalah di sekolah dan di sini peran guru sangatlah diperlukan. Guru diharapkan untuk turut serta dalam memberikan solusi dan alternatif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi siswa.

5. Bangun Hubungan yang Positif dengan Orang Tua Siswa

Saat hubungan antara guru dan siswa sudah terjalin dengan baik, di saat yang sama hubungan antara guru dan orang tua siswa juga akan baik. Dalam kaitannya dengan pendampingan kegiatan belajar, orangtua dapat membantu guru dalam mencapai tujuan mengajar. Keluarga sebagai lingkungan sosial terdekat siswa  juga akan lebih mudah berkomunikasi dan mengawasi.

Itulah tadi 5 cara yang bisa diterapkan agar terjalin kerjasama dan hubungan yang baik antara guru dan siswa. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan dan menjadi referensi bagi bapak/ibu guru semua.
Bapak/ibu guru juga bisa tetap menjaga hubungan baik dengan para siswa meski pembelajaran dilaksanakan secara daring lho! Fitur tanggapan guru yang disediakan Ujione mampu meningkatkan komunikasi yang intens antara guru dan siswa. Siswa tidak hanya mampu mengerjakan tugas yang diberikan guru saja, namun guru juga bisa memberikan tanggapannya secara langsung kepada siswa yang bersangkutan. Jadi jangan jadikan jarak sebagai halangan ya! Kunjungi www.ujione.id dan daftarkan sekarang untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan!

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia