Mengenal SPMT: Pengertian, Fungsi, dan Formatnya

Bapak/Ibu guru adalah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNA) yang berhasil lolos seleksi nasional? Itu artinya, Bapak/Ibu akan mendapat Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT). 

SPMT ini menandakan bahwa CPNS sudah bisa melaksanakan tugasnya sesuai dengan unit kerja serta jabatan yang ditentukan. SPMT ditetapkan paling lambat 1 bulan setelah pengangkatan CPNS. Nah, pada artikel kali ini akan dibahas informasi terkait SPMT mulai dari pengertian, fungsi, hingga format dokumennya. Mau tahu? Yuk langsung baca sampai habis ulasannya.

Pengertian Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT)

Sesuai dengan namanya, SPMT merupakan sebuah surat tugas yang ditandatangani oleh kepada balai unit kerja. Jika bapak/ibu diterima CPNS sebagai guru, maka yang akan menandatangani SPMT adalah kepala sekolah tempat bapak/ibu mengajar.

Namun, ada yang perlu diperhatikan lagi bahwa sebelum diterbitkannya SPMT, bapak/Ibu akan menerima TMT atau Terhitung Mulai Tanggal yang terdapat di SK CPNS. Berbeda dengan SPMT, TMT ditandatangani oleh Menteri.

Fungsi Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT)

Berikut adalah fungsi SPMT yang perlu bapak/ibu ketahui.

  1. Digunakan sebagai salah satu syarat agar pegawai bisa mendapatkan gaji serta tunjangan. Karena jika TMT sudah terbit namun SPMT belum terbit, seorang pegawai belum bisa mendapatkan gaji dan tunjangan.
  2. Sebagai bukti yang memiliki kekuatan hukum bagi pegawai agar dapat bekerja di suatu instansi/lembaga secara sah menurut waktu yang telah ditentukan.

Format Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT)

Dalam pembuatan sebuah surat, tentu ada yang namanya format surat. Begitu pula pada surat pernyataan melaksanakan tugas ini. Adapun format SPMT adalah:

1. Kop Surat

Bagian pertama yang terdapat di SPMT adalah kop surat. Seperti yang kita tahu, kop surat berisi pemerintah daerah tempat Bapak/Ibu berada, misal Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman. Selanjutnya, di bawah pemerintah daerah tertulis nama dinas pendidikan kebudayaan dilanjutkan dengan unit satuan pendidikan tempat Bapak/Ibu mengajar, misalnya SMP Negeri 1 Sleman. Bagian terakhir dari kop surat adalah alamat unit satuan pendidikan tersebut berada.

2. Judul surat yang bertuliskan “Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas”

3. Nomor surat

4. Isi surat, memuat

  • Pernyataan yang menekankan pihak yang bertanda tangan pada surat. Sebagai contoh, “Berdasarkan Keputusan Bupati tanggal 22 April 2022 Tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, maka yang bertanda tangan di bawah ini:”.
  • Identitas kepegawaian pihak yang bertanda tangan, seperti nama, NIP, pangkat/golongan, jabatan, dan unit kerja.
  • Pernyataan pihak yang akan diterima kerja, contoh “Dengan ini menyatakan bahwa:”
  • Identitas calon pegawai yang meliputi nama, NIP (Nomor Induk Pegawai), pangkat/golongan, dan jabatan yang diterima, misalnya guru kelas.

5. Pernyataan yang berisi tanggal di mana Bapak/Ibu bisa kerja sebagai CPNS untuk pertama kali

6. Penutup

7. Tanggal penerbitan surat

8. Tanda tangan pimpinan unit kerja dilengkapi dengan nama terang dan NIP

9. Tembusan yang ditujukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN), BKD, Dinas Keuangan Daerah, dan calon pegawai yang bersangkutan.

Nah itulah tadi informasi terkait surat pernyataan melaksanakan tugas. Namun perlu diketahui bahwa sebelum menerima SPMT, Bapak/Ibu guru akan terlebih dulu mendapatkan SK CPNS. Setelah mendapat SK, barulah menuju ke unit satuan pendidikan tempat Bapak/Ibu mengajar untuk meminta SPMT. Jangan lupa untuk menyimpan surat tersebut, karena SPMT menjadi salah satu syarat untuk bisa mencairkan gaji CPNS. 

Semoga informasi dari kami bisa membantu. Semangat selalu untuk Bapak/Ibu guru semuanya 🙂

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia