Mengenal Pendekatan Deduktif dalam Kegiatan Belajar Mengajar

Setelah pada artikel sebelumnya disampaikan informasi terkait pendekatan induktif dalam pembelajaran, maka kali ini ada pendekatan deduktif yang juga bisa coba digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Berkebalikan dengan pendekatan induktif, pendekatan deduktif merupakan pembelajaran yang dalam pelaksanaannya memberikan pengetahuan umum yang selanjutnya diarahkan menuju contoh-contoh yang lebih khusus.

Untuk bisa memahami lebih dalam terkait pendekatan deduktif, simak artikel ini sampai selesai ya.

Pengertian Pendekatan Deduktif

Pembelajaran dengan pendekatan deduktif sedikit banyak mengingatkan kita kepada pembelajaran konvensional, di mana guru menjadi pusat dari kegiatan belajar mengajar.

Menurut beberapa ahli, pengertian pendekatan deduktif adalah sebagai berikut.

  1. Busrah (2012), menyebutkan bahwa pendekatan deduktif adalah salah satu pendekatan berdasarkan aturan-aturan yang telah disepakati. Pembelajaran dengan pendekatan menekankan cara berpikir yang bertolak dari pernyataan yang bersifat umum, untuk selanjutnya menarik kesimpulan yang bersifat khusus.
  2. Sagala (2010), mengatakan pendekatan deduktif adalah proses penalaran yang bermula dari keadaaan umum ke keadaan yang khusus sebagai pendekatan pengajaran yang bermula dengan menyajikan aturan, prinsip umum diikuti dengan contoh-contoh khusus atau penerapan aturan, prinsip umum itu ke dalam keadaan khusus.
  3. Setyosari (2010), pendekatan deduktif merupakan pendekatan yang menekankan pada kemampuan berpikir terkait hal-hal yang bersifat umum ke hal-hal yang bersifat khusus menggunakan logika tertentu.
  4. Yamin (2008), menyampaikan bahwa pendekatan deduktif merupakan pemberian penjelasan tentang prinsip-prinsip isi pelajaran, kemudian dijelaskan dalam bentuk penerapannya atau contoh-contohnya dalam situasi tertentu.

Dari beberapa uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pendekatan deduktif adalah pendekatan yang mengajarkan siswa sebuah cara berpikir dari hal yang sifatnya umum seperti penjelasan terkait suatu rumus atau teori, menuju hal yang bersifat khusus misalnya penerapan dari teori atau rumus yang telah dipelajari termasuk contohnya.

Karakteristik Pendekatan Deduktif

  1. Pembelajaran menekankan paa transfer informasi yang diberikan guru kepada siswa berupa pemaparan abstraksi, definisi dan penjelasan istilah-istilah yang diberikan secara umum.
  2. Dilandasi pemikiran bahwa proses pembelajaran akan berjalan dengan baik jika siswa telah mengetahui persoalan dan konsep dasar dari suatu materi pembelajaran.
  3. Menjelaskan hal-hal yang bersifat umum ke hal-hal yang bersifat khusus. Guru memberikan materi dan kemudian memberikan contoh-contoh khususnya kepada siswa.
  4. Lebih menekankan ingatan siswa dan siswa bersifat pasif dalam kegiatan pembelajaran. Guru berperan lebih banyak dalam kegiatan pembelajaran dengan pendekatan ini.

Langkah-langkah Pendekatan Deduktif

  1. Guru memilih konsep, prinsip, atau aturan yang akan diberikan kepada siswa dengan pendekatan deduktif.
  2. Selanjutnya guru menyajikan konsep, prinsip, atau aturan yang telah dipilih tadi secara umum dilanjutkan dengan pemberian contoh secara lebih lengkap.
  3. Guru menyajikan contoh-contoh yang bersifat khusus sehingga siswa dapat menemukan dan membuat hubungan antara prinsip umum dengan hal-hal khusus yang telah ditemukan.
  4. Guru memberikan bukti khusus sebagai penunjang untuk menyangkal atau menolak kesimpulan bahwa keadaan khusus itu merupakan gambaran dari keadaan umum.

Kelebihan dan Kekurangan Pendekatan Deduktif

Kelebihan Pendekatan Deduktif

  1. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode ini cenderung lebih terstruktur sehingga lebih mudah dilakukan.
  2. Berpotensi menciptakan suasana kelas yang lebih tenang.
  3. Setiap bahasan yang disampaikan mampu diterima siswa dengan lebih baik, karena siswa lebih fokus kepada guru yang ada di depan.

Kekurangan Pendekatan Deduktif

  1. Pendekatan ini kurang cocok untuk beberapa materi yang membutuhkan praktik dan elaborasi.
  2. Penyampaian materi dari guru yang kurang tepat bisa berakibat membuat suasana kelas tidak hidup.

Demikianlah informasi terkait pendekatan deduktif dalam kegiatan belajar yang bisa disampaikan. Semoga dengan ini, bapak/ibu guru lebih bisa memiliki beragam pandangan terkait memilih metode pembelajaran yang bisa diterapkan dalam kegiatan belajar sehari-hari.

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia