5 Tips Mengisi Jam Kosong Agar Siswa Tetap Produktif

Siapa yang tidak kenal dengan jam kosong? Pasti hampir semuanya tahu ya. Karena jam kosong ini termasuk yang dinanti-nantikan para siswa.

Jam kosong adalah istilah yang dipakai pada saat guru berhalangan hadir di kelas karena alasan tertentu. Hampir sebagian siswa lebih menyukai jam kosong daripada jika diisi oleh gurunya. Hal semacam ini sering terjadi karena beberapa faktor seperti siswa sedang berada dalam keadaan suntuk, penat dan lelah, mood yang buruk untuk belajar, guru mata pelajaran tidak terlalu disukai oleh murid atau faktor–faktor lainnya.

Bisanya, meski ada jam kosong, namun sekolah telah membuat kebijakan untuk kelas-kelas tersebut. Salah satunya adalah dengan mengirimkan guru piket. Guru Piket bertugas untuk mengisi ruang kelas yang sedang kosong karena guru pengajar berhalangan hadir. Hal ini dilakukan agar para siswa yang berada di dalam kelas bisa lebih terkontrol. Karena, berdasarkan pengalaman, kelas yang sedang terdapat jam kosong cenderung akan lebih ramai sehingga mengganggu kelas lain yang bersebelahan atau bisa juga terdapat siswa yang tiba-tiba keluar kelas. Hal itulah yang ingin dihindari sehingga perlu dibentuk guru piket.

Nah, jika sudah begini guru piket harus kreatif untuk mengisi kelas agar tetap terkendali.  Namun tidak jarang, banyak guru piket yang mengeluhkan akan mengisi kegiatan apa ketika sudah di dalam kelas. Oleh karena itu, pada artikel kali ini akan disampaikan beberapa informasi terkait tips mengisi jam kosong agar siswa tetap tetap produktif.

Tips Mengisi Jam Kosong Agar Siswa Tetap Produktif

1. Berdiskusi

Berdiskusi adalah salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Diskusi mampu merangsang otak untuk menalar, menyimpulkan dan mengkritik suatu pendapat yang disampaikan dan berlatih etika dalam berkomunikasi.

Diskusi yang dilakukan bisa dilakukan pada jam kosong adalah diskusi santai dengan mengambil topik-topik ringan di mana siswa menguasai topik tersebut serta mampu menambah pengetahuan. Seperti, diskusi tentang penanggulangan sampah di lingkungan sekitar, tentang cara menghormati orang tua, tentang arti kesuksesan menurut masing-masing dan lain sebagainya.

2. Menulis Bebas

Menulis bebas bisa dijadikan kegiatan berikutnya untuk mengisi jam kosong agar siswa tetap produktif. Keterampilan menulis merupakan jenis komunikasi tertinggi, yang membutuhkan keahlian khusus. Banyak orang mengatakan bahwa menulis merupakan bakat turun temurun, namun faktanya, menulis merupakan keahlian yang bisa dipelajari. Dalam dunia pendidikan, keterampilan menulis dibutuhkan untuk membuat esai, membuat karya ilmiah, membuat jurnal pendidikan, serta masih banyak bidang lain yang membutuhkan keahlian menulis. Oleh karena itu, mempelajari keahlian menulis bisa dijadikan pilihan aktivitas yang bermanfaat untuk mengisi jam kosong siswa agar tetap produktif.

3. Berkunjung Ke Perpustakaan

Selain menulis, hal lain yang bisa dilakukan pada jam kosong adalah dengan membaca. Jam kosong merupakan momentum yang tepat untuk melakukan hal itu, karena terkadang terlalu padatnya jam mata pelajaran murid setiap harinya membuat waktu untuk membaca. Kegiatan membaca ini bisa dilakukan dengan mengunjungi perpustakaan. Di dalam perpustakaan, guru piket bisa mengarahkan siswa untuk membaca buku yang diminati, lalu meminta mereka untuk membuat rangkuman dari apa yang dibaca.

4. Bermain Sambil Belajar

Pilihan ini bisa dilakukan jika memang kondisi kelas sedang cukup santai, di mana siswa sedang tidak memiliki tugas yang harus diselesaikan. Permainan bisa dilakukan di dalam kelas atau di luar kelas, disesuaikan dengan kebutuhan. Intinya jangan sampai kegiatan tersebut mengganggu kelas lain yang sedang belajar dengan keramaian atau kegaduhan.

Bermain bisa merefresh otak yang sudah berada dalam kepenatan belajar. Namun permainan yang dimainkan tentu permainan edukatif yang bersifat mendidik. Usahakan permainan yang dilakukan bukan permainan yang melelahkan secara fisik kecuali jika jam kosong berada di jam terakhir. Hal ini untuk menghindari agar siswa tidak kelelahan dan akan berimbas pada jam mata pelajaran selanjutnya, di mana siswa justru menjadi tidak semangat dan tidak fokus pada pelajaran.

5. Bercerita

Hampir semua orang suka mendengarkan cerita. Kerenanya hal ini bisa dijadikan salah satu pilihan untuk mengisi jam kosong. Salah satu manfaat bercerita adalah bisa menanamkan pesan-pesan kebaikan pada siswa tanpa perlu bersusah payah menceramahi karena tidak semua siswa suka dengan metode pemberian nasihat konvensional (ceramah).

Dengan bercerita, seseorang yang fokus mendengarkan dan meresapi cerita, otaknya akan terangsang untuk membuat simulasi mengimajinasikan cerita yang didengar. Simulasi tersebut membuat seolah-olah orang itu masuk ke dalam cerita dan melihat langsung setiap adegan yang diceritakan. Namun bercerita juga menjadi tantangan tersendiri bagi seorang guru piket karena tidak semua orang pandai bercerita. Perlu latihan untuk bisa pandai bercerita. Atau jika ingin cara yang sederhana, kita bisa memutarkan video-video yang berisi cerita.

Demikianlah hal-hal yang bisa dilakukan untuk membuat jam kosong menjadi lebih produktif bagi siswa. Selamat mencoba!

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia