Inilah 5 Pilihan Browser yang Bisa Kamu Gunakan untuk Ujian Online

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Ketika kita melaksanakan ujian online menggunakan aplikasi ujian online berbasis web, maka salah satu hal penting yang harus ada adalah web browser. Selama ini tentu kita sudah tidak asing dengan web browser terlebih jika kita menggunakannya setiap hari. Tapi tahukah teman-teman bahwa ternyata ada beragam jenis web browser yang bisa kita gunakan? Apa saja ya kira-kira? Yuk, kita lihat ulasannya yang lengkap dengan kelebihan serta kekurangannya.

1. Mozilla Firefox

Siapa yang tidak tahu web browser yang satu ini? Mozilla adalah organisasi yang mengklaim diri sebagai organisasi nirlaba di balik Firefox, browser alternatif yang orisinal. Mozilla firefox menciptakan produk dan kebijakan untuk menjaga internet sebagai layanan masyarakat dan bukan untuk laba.

Kelebihan: browser ini sudah sangat populer sehingga tidak heran jika memiliki banyak pengguna. Selain itu mozilla firefox memiliki keamanan yang baik, memiliki banyak add-on yang bisa dipasang, serta mempunyai ukuran memori yang lumayan kecil. Mozilla firefox juga memiliki tampilan yang indah dan rapi yang mampu menarik perhatian para penggunanya.

Kekurangan: sering terjadi crash, saat update browser seperti pada saat mendownload mozilla firefox baru, serta tidak mendukung layanan email seperti outlook.

2. Google Chrome

Google Chrome merupakan browser yang dikeluarkan oleh Google, sebuah perusahaan search engine terkemuka di dunia. Google Chrome juga dirancang agar berjalan secepat mungkin. Pada bulan Januari 2012, Google Chrome diperkirakan telah berhasil meraih persentase 25-28% dari keseluruhan pengguna browser dunia.

Kelebihan: salah satu kelebihan Google Chrome dibandingkan web browser lainnya ialah lebih hemat RAM. Selain itu Google Chrome juga lebih aman dan dikenal lebih responsif dibandingkan dengan browser lainnya. Google Chrome juga memiliki kelebihan yang mampu mendeteksi kata kunci. Dengan kata lain, saat mengetik beberapa huruf atau karakter, akan muncul secara otomatis rekomendasi kata kunci yang dicari pengguna.

Kekurangan: salah satu kekurangan Google Chrome adalah proses terjemahan yang kurang baik. Di samping itu, kekurangan Google Chrome juga dinilai tidak memiliki potensi bug yang baik. Para ahli mengungkapkan, di dalam Google Chrome terdapat sebuah lubang kecil yang bisa berpotensi menyebabkan terjadinya bugs dan juga eror.

3. Opera

Opera browser merupakan salah satu web browser yang cukup populer baik di kalangan indonesia maupun di dunia. Opera browser dikembangkan oleh perusahaan yang bernama opera dan fakta menyebutkan bahwa opera browser merupakan browser yang memiliki nilai yang tertinggi di antara browser lain.

Kelebihan: Opera merupakan browser yang mudah diinstal hanya dengan mendownload di http://www.opera.com. Tidak memakan memory yang besar, ringan saat dijalankan, dan startup lebih cepat. Selain itu, terdapat pilihan dalam berbahasa Indonesia yang lebih memudahkan pengguna dalam mengoperasikan Opera Browser.

Kekurangan: tidak dapat melihat informasi halaman yang sedang diakses dan mendownload gambar yang terdapat pada halaman tersebut satu per satu. Tidak mampu menampilkan gambar mana saja yang ingin dilihat pada saat mode images tidak diaktifkan, serta tidak dapat melihat dan menyalin informasi link yang akan dituju.

4. Internet Explorer

Internet Explorer (dulu dikenal sebagai Microsoft Internet Explorer, disingkat IE atau MSIE) adalah sebuah peramban web dan perangkat lunak tak bebas yang gratis dari Microsoft, dan disertakan dalam setiap rilis sistem operasi Microsoft Windows sejak 1995.

Kelebihan: menyediakan add-ons walaupun tidak sebanyak Firefox. Khusus IE8, tampilan yang disajikan lebih elegan dan menarik. Bagi pengguna Windows Live maka akan dimanjakan dengan tab bookmark yang terhubung ke fitur-fitur milik Windows Live. Selain itu pada internet explorer, kita bisa memasangkan Google Chrome Frame agar lebih cepat.

Kekurangan:  pada beberapa keadaan, gagal membaca script di beberapa halaman situs (khususnya CSS). Agak berat saat start awal dan saat membuka tab baru serta terlalu banyak menu/command bar, sehingga bagi orang awam akan sedikit membingungkan dan terkesan kurang praktis.

5. Safari

Safari merupakan salah satu browser terbaik yang menduduki posisi ke 3 dari segi kecepatan dan telah menjadi salah satu browser yang banyak digunakan user. Browser in merupakan salah satu perangkat untuk mengakses internet, sebagai jendela penggunaan internet untuk mendapatkan informasi secara global.

Kelebihan: memiliki fitur Nitro Engine untuk mengolah aplikasi berbasis web lebih cepat. Selain itu Safari dilengkapi juga dengan Cover Flow yang membuat tampilan bookmark dan history browser lebih nyaman. Safari juga mendukung format modern web berbasis html 5 yang dapat mengumpulkan web-web favorit yang sering dibuka oleh pengguna dalam bentuk thumbnail, mirip dengan yang dimiliki oleh Opera.

Kekurangan: tampak aneh sebagai aplikasi Windows, jika pertama kali kita menggunakannya. Tidak ada fitur restore pada saat Safari hang, serta adanya bug pada Safari yang mengaibatkan attacker mampu untuk membuang desktop korban dengan eksekusi file executable (.exe), sebuah penyerangan yang dikenal dengan nama Carpet Bombing.

Nah, demikian tadi adalah 5 pilihan browser yang bisa digunakan untuk mengerjakan ujian online. Semoga informasi di atas membantu dan bermanfaat unuk teman-teman ya.

Oh iya, selain aplikasi ujian online berbasis web, saat ini sudah hadir pula aplikasi ujian online berbasis cloud, lho. Salah satunya yaitu Ujione. Ujione merupakan sebuah aplikasi ujian online berbasis cloud dengan fitur beragam dan pastinya mudah digunakan. Dengan Ujione, kita bisa merasakan pengalaman baru dalam mengerjakan ujian online. Tampilannya yang menarik juga membuat kita seolah sedang tidak berada pada situasi ujian. Yuk segera pakai Ujione sebagai teman ujian!