5 Cara Mengembalikan Semangat Belajar Siswa Pasca Liburan

Siapa di antara kita yang tidak menyukai liburan? Tentu hampir semua orang tidak akan menolak jika diajak liburan, bukan? Hal ini juga berlaku pada siswa sekolah. Biasanya, setelah belajar selama satu semester hal yang paling dinantikan adalah waktu liburan panjang.

Dengan berlibur, kita bisa merilekskan raga dan pikiran. Selain itu kita juga bisa melakukan hal-hal menyenangkan yang mungkin tidak bisa dilakukan di hari biasa. Saat-saat liburan juga merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga atau orang terdekat, jalan-jalan, nonton, hingga traveling.

Namun ada hal yang cukup mengganggu ketika waktu liburan telah usai. Biasanya kita akan merasa malas untuk kembali ke rutinitas sebelum liburan. Masuk sekolah setelah liburan panjang sering membuat siswa susah move on dari suasana liburan. Meski begitu hal tersebut sebenarnya wajar terjadi. Namun jika dibiasakan tentu akan menyebabkan kebiasaan yang tidak baik. Oleh karena itu, pada artikel kali ini akan dibahas beberapa cara yang bisa dilakukan agar siswa bisa kembali semangat dalam belajar setelah liburan panjang.

Cara Mengembalikan Semangat Belajar Siswa Pasca Liburan

1. Menghias Kelas

Untuk mengembalikan semangat belajar setelah libur panjang, kita bisa memulainya dengan menciptakan suasana kelas yang baru. Melihat ruang kelas yang sama dan begitu-begitu saja pasti membuat kita merasa bosan, bukan? Oleh karena itu, kita bisa meminta siswa untuk membuat tampilan baru pada kelas dengan mengatur ulang meja hingga menghias beberapa sudut kelas. Suasana yang menyenangkan dapat menjadi bekal awal untuk memulai pelajaran. Tidak hanya kelas, guru juga bisa bersama dengan rekan guru lainnya untuk menghias koridor-koridor atau pintu gerbang sekolah. Berikan ucapan selamat datang dan juga kata-kata motivasi yang dapat membangkitkan minat belajar siswa.

2. Menceritakan Pengalaman Liburan

Ada baiknya, hari pertama masuk sekolah tidak diisi dengan hal-hal yang berat terlebih dahulu. Hal ini bisa membuat semangat siswa justru menurun. Di hari pertama sekolah, kita bisa memulainya dengan mengajak siswa berbagi cerita terkait pengalaman liburan yan telah dilakukan. Jadi sebelum pelajaran dimulai, kita sebagai guru bisa meminta siswa bercerita secara bergantian. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai pemanasan sebelum memasuki materi pelajaran. Harapannya, siswa dapat segera beralih dari suasana liburan ke suasana belajar normal. Dengan demikian siswa lebih siap untuk menerima materi pelajaran yang akan diberikan oleh.

3. Memulai Pelajaran dengan Konten yang Menyenangkan

Suasana kelas sudah berganti, siswa juga sudah menceritakan pengalaman liburannya. Selanjutnya apa yang perlu dilakukan untuk mengembalikan semangat belajar mereka? Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan memulai pelajaran dengan cara yang lebih ringan, menarik, dan menyenangkan. Pembelajaran yang ringan dan menarik dapat membantu siswa kembali beradaptasi dengan pelajaran sekolah secara lebih cepat. Kita juga bisa menggunakan sumber belajar yang lebih menyenangkan untuk siswa. Dengan begitu diharapkan siswa akan kembali bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran.

4. Memberi Hadiah atau Penghargaan

Beberapa guru mungkin memberikan tugas kepada siswa meskipun sedang liburan. Namun tentu tugas yang dimaksud bukan dalam bentuk latihan-latihan soal. Tugas tersebut bisa berupa kegiatan liburan yang menekankan pada practical life siswa. Misalnya dengan membuat monitoring membantu orang tua atau membuat jurnal liburan. Hal ini akan membuat siswa tetap terkoneksi dengan pembelajaran meskipun sedang liburan.

Nah, karena sudah memberikan tugas kepada siswa ketika sedang dalam masa liburan, maka tidak ada salahnya tidak ada salahnya untuk memberikan hadiah atau penghargaan untuk mereka saat kembali ke sekolah. Kita bisa mencontoh salah satu kebiasaan di Jerman yang memberikan bingkisan kepada siswa saat mereka masuk sekolah bernama Schultüte. Cara ini bisa memberikan semangat pada siswa untuk kembali belajar dan menciptakan mindset bahwa sekolah adalah sesuatu yang menyenangkan.

5. Mengingatkan Siswa untuk Memperbaiki Jam Tidur

Saat liburan, kebiasaan tidur siswa biasanya akan berubah. Kebiasaan tidur yang semula pukul 09.00 malam, saat liburan bisa jadi lebih larut karena merasa esok hari tidak ada kewajiban untuk bangun pagi dan berangkat ke sekolah. Oleh karena itu, saat liburan telah usai, penting untuk mengembalikan rutinitas tidur lebih awal dan bangun pagi untuk agar siswa tidak terlambat masuk ke sekolah.

Untuk mengembalikan rutinitas liburan ke rutinitas normal, guru bisa berkoordinasi dengan orang tua melalui whatsapp group atau moda komunikasi lainnya. Rutinitas tidur yang baik akan membuat kualitas tidur siswa juga meningkat. Hal ini tentu akan membuat siswa bisa lebih fokus dan semangat dalam memahami pelajaran keesokan harinya meskipun setelah liburan.

Nah, itulah tadi beberapa cara yang bisa diterapkan untuk membangkitkan semangat belajar siswa setelah liburan panjang. Sebagai guru, kita tidak boleh untuk terus mengingatkan dan memotivasi siswa agar terus semangat dalam belajar. Meskipun siswa menolah dan bersikap ogah-ogahan, kita harus memiliki seribu satu cara untuk mengembalikan minat belajar siswa. Semangat pengajar-pengajar penerus bangsa!

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia