8 Tips Memulai Pembelajaran Seru dengan Ice Breaking

Bapak/ibu guru di sini pasti sudah familier dengan istilah ice breaking bukan? Kegiatan ice breaking ini merupakan kegiatan yang digunakan untuk mencairkan suasana, dalam hal ini adalah suasana yang mungkin menegang di kelas. 

Biasanya, kegiatan ice breaking di kelas dilakukan di awal pembelajaran atau di tengah pembelajaran. Hal ini dilakukan agar siswa tidak menganggap bahwa pelajaran yang akan mereka ikuti menakutkan dan agar siswa tidak jenuh dengan kegiatan pembelajaran yang biasa-biasa saja. Kegiatan ice breaking ini, selain untuk mencairkan suasana, juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarsiswa juga siswa dengan guru.

Nah tapi, hal-hal apa saja ya yang perlu diperhatikan sebelum memulai ice breaking di dalam kelas? Yuk simak tipsnya di bawah ini.

Tips Memulai Pembelajaran Seru dengan Ice Breaking

1. Menentukan Ice Breaking yang Akan Digunakan

Gamers using different devices and playing on mobile phone, tablet, laptop, console. People enjoying VR 3G games. Vector illustration for cross play, game hardware concepts

Ada banyak bentuk ice breaking yang bisa digunakan. Tidak hanya game saja, melainkan bisa juga dilakukan dalam bentuk bernyanyi, menggerakkan anggota tubuh, membuat yel-yel, dan banyak lagi lainnya. Pilihlah ice breaking yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kelas. Perhatikan jumlah siswa juga media yang tersedia. Hal ini penting agar kegiatan ice breaking yang diharapkan fun bisa berjalan lancar.

2. Menyiapkan Media yang Akan Digunakan

Sangat mungkin ice breaking yang dilakukan memerlukan alat bantu atau media untuk mendukung terlaksananya ice breaking tersebut. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan dengan detail alat atau media yang akan digunakan. Jangan sampai ada alat atau media yang tertinggal. Hal tersebut tentu akan merusak suasana yang sudah susah payah dibangun.

3. Melakukan Uji Coba

Alangkah baiknya jika sebelum melakukan kegiatan ice breaking, kita mencobanya terlebih dahulu. Sebagai guru, kita bisa melakukan percobaan ice breaking dengan rekan sejawat atau pada siswa langsung. Dari uji coba tersebut dapat dilihat apakah ice breaking yang dipilih efektif dan bisa digunakan atau tidak.

4. Melibatkan Seluruh Siswa di Kelas

Seperti yang telah disebutkan, memilih bentuk ice breaking menjadi penting karena erat kaitannya dengan keterlibatan siswa di kelas. Jangan sampai ada siswa yang merasa tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut sehingga manfaat yang ingin dicapai justru sia-sia. Lakukan komunikasi yang baik dengan siswa sehingga siswa juga berperan aktif dalam kegiatan ice breaking yang dilakukan.

5. Memperhatikan Durasi Ice Breaking

Meskipun dapat memberikan dampak positif, namun tujuan utama dari ice breaking adalah agar siswa menjadi lebih tertarik dan fokus pada proses belajar yang akan mereka jalani. Oleh karena itu, perhatikan baik-baik durasi pelaksanaan ice breaking. Jangan sampai jam pelajaran justru habis untuk kegiatan ice breaking saja. 

6. Berikan Kejutan di Tengah Kegiatan

Saat kita melakukan uji coba kepada siswa, sangat mungkin terjadi siswa sudah mengetahui kegiatan yang akan dilakukan dan justru berbalik bosan. Namun tenang, kita bisa memberikan kejutan di tengah-tengah kegiatan yang belum diketahui siswa. Umumnya siswa tertarik dengan kejutan, sehingga saat diberikan kejutan siswa akan kembali merasa antusias. Kejutan yang diberikan bukan harus hal-hal baru melainkan bisa berupa modifikasi dari kegiatan sebelumnya.

7. Memastikan Siswa Nyaman

Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah kenyamanan siswa. Pastikan bahwa kita mampu membuat siswa nyaman berpartisipasi dalam kegiatan ice breaking. Untuk memastikan hal ini terjadi, kita bisa menilik kembali apakah kegiatan yang dilakukan tidak menyinggung siapapun. Pastikan untuk tidak mencantumkan hal-hal sara yang bisa membuat siswa tidak nyaman. 

8. Melakukan Evaluasi Kegiatan Ice Breaking

Setelah melakukan hal-hal di atas, ada baiknya kita melakukan evaluasi terhadap kegiatan ice breaking yang telah dilakukan. Kita bisa bertanya pendapat siswa tentang ice breaking yang sudah diikuti. Apakah mereka menjadi lebih rileks, mampu membuat mereka kembali fokus, dan lain sebagainya. Karena bukan sekar kegiatan bermain, namun ice breaking ini dilaksanakan agar mendatangkan manfaat kepada siswa. 
Nah, itulah tadi tips yang mungkin bapak/ibu perlukan sebelum melaksanakan kegiatan ice breaking. Semoga informasi dari kami bisa membantu bapak/ibu sekalian. Apabila bapak/ibu membutuhkan ide ice breaking untuk kegiatan di kelas, kami juga menuliskan artikel terkait yang bisa diakses di sini. Semoga bermanfaat 🙂

© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia