7 Cara Bijak Mengatasi Nilai Rapor Anak yang Kurang Baik

aplikasi ujian online

Semester akhir sudah di depan mata. Banyak siswa yang sudah menjalankan penilaian akhir semester. Guru-guru juga mulai disibukkan dengan pengolahan nilai rapor sebelum nantinya diserahkan pada siswa dan orang tua.

Penerimaan rapor, tidak hanya menjadi momen yang ditunggu oleh tetapi juga oleh orang tua. Pasalnya banyak orang tua yang penasaran dengan hasil belajar anak-anak mereka dalam satu semester ke belakang. Umumnya, mereka berharap anak-anaknya mendapatkan hasil atau nilai yang memuaskan.

Namun, tentu bukan hal aneh saat seorang siswa terkadang memperoleh nilai yang kurang baik. Banyak faktor yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi. Tapi ternyata masih banyak orang tua yang justru kurang bijak dalam menanggapi nilai rapor anak yang kurang baik ini.

Lalu bagaimana seharusnya respon orang tua terhadap nilai anak yang kurang baik? Baca ulasannya di bawah ini.

Cara Bijak Mengatasi Nilai Rapor Anak yang Kurang Baik

1. Tetap Tenang dan Tidak Reaktif

Mendapati nilai rapor anak yang kurang baik dapat memicu rasa marah dalam diri orang tua. Namun, hal tersebut tidak perlu dilakukan, sebab alih-alih membuat anak tenang, anak justru akan ketakutan. Sadari bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda dan ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi nilai rapor.

Tunjukkan sikap di mana anak merasa bahwa orang tuanya tetap menyayangi mereka sekalipun tengah mendapatkan nilai yang kurang baik.

2. Hindari Berkata Negatif saat Berbicara dengan Anak

Selain bersikap tenang, hindari juga melontarkan kalimat negatif pada anak. Jangan sekali-kali membentak anak terlebih di depan umum, sebab hal tersebut justru akan menurunkan rasa percaya dirinya. Jangan juga membandingkan kemampuan anak dengan teman-teman di sekolahnya, sebab setiap anak unik dengan lebih dan kurang yang dimiliki.

3. Memberikan Apresiasi Atas Usaha yang Telah Dilakukan

Meski memperoleh nilai yang kurang baik, namun sebagai orang tua tetap harus memberikan apresiasi kepada anak atas usaha yang telah dilakukan. Bagaimanapun anak sudah berusaha untuk belajar dan mengerjakan tugas dengan baik selama satu semester ke belakang. Nilai rapor yang kurang baik tidak merepresentasikan proses yang kurang baik pula. Bisa jadi memang prosesnya sudah baik namun hasilnya belum bisa memuaskan.

4. Bertanya Kepada Anak Mengenai Nilai Rapornya

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan orang tua saat mendapati nilai rapor anaknya kurang baik adalah bertanya kepada anak. Pertanyaan sebaiknya tidak bersifat menghakimi, melainkan berupa sarana untuk refleksi diri bagi anak. Misalnya, “Apakah menurut kamu, nilai rapor kamu masuk ke dalam kategori mana? Apakah sudah baik atau masih perlu ditingkatkan? Atau “Apakah kamu sudah puas dengan nilai rapormu? Apa yang perlu diperbaiki ke depannya?”

5. Mendengarkan Penjelasan Anak dengan Baik

Setelah bertanya kepada anak, maka selanjutnya adalah orang tua berupaya untuk mendengarkan penjelasan dari anak. Orang tua perlu melakukan komunikasi dua arah untuk mengetahui sudut pandang yang dimiliki anak. Selain itu, mendengarkan penjelasan anak membuat anak merasa nyaman dan aman dalam bercerita. Hal ini tentu bisa membawa dampak baik, sebab nantinya anak akan terbuka apabila tengah kesulitan memahami materi ataupun hal-hal yang memungkinkan anak mendapat nilai rapor yang kurang baik.

6. Menawarkan Bantuan dan Rencana Belajar kepada Anak

Saat orang tua sudah mengetahui masalah dan penyebab nilai rapor anak yang kurang baik, maka selanjutnya bisa membuat alternatif untuk membantu anaknya. Bantuan yang diberikan dapat berupa membuatkan rencana belajar, menyiapkan bimbel tambahan jika anak membutuhkan, hingga memberikan motivasi agar anak semakin rajin belajar. 

7. Berdiskusi dengan Guru

Setelah melakukan seluruh upaya sendiri, maka selanjutnya adalah mencoba berdiskusi dengan guru. Bagaimana pun guru adalah orang tua kedua anak di sekolah. Selain orang tua, guru adalah salah satu orang yang mengetahui perkembangan belajar siswa. Jadi, sangat bijak saat orang tua dan guru saling bertukar pikiran untuk memenuhi kebutuhan belajar anak di rumah maupun di sekolah.

Itulah tadi 7 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi nilai rapor anak yang kurang baik. Jadi jangan dulu marah-marah saat mengetahui nilai rapor anak kita sedikit di bawah rata-rata kelasnya. Sebab sebagai orang tua, kita seharusnya mampu memberikan dukungan dan bantuan agar proses belajar anak semakin baik ke depan.
Bagi bapak/ibu guru juga siswa yang ingin melakukan inovasi dalam kegiatan belajar ataupun ujian, bisa mencoba aplikasi dari kami Ujione. Dapat digunakan sebagai e-learning, kegiatan pelaksanaan ujian, hingga pengolahan nilai rapor. Aplikasi yang praktis dan bisa digunakan di mana saja membuat pengguna tidak repot dalam mengoperasikannya. Selain itu, dengan dukungan fitur-fitur yang menarik, Ujione menawarkan pengalaman baru dalam melaksanakan proses pembekajaran. Tersedia uji coba gratis 30 hari bagi Anda yang ingin mencobanya! Kunjungi www.ujione.id untu informasi lebih lanjut.

Mudah mengadakan ujian online serentak dengan Ujione
Dilengkapi juga dengan Quiz, Tugas serta Bank Soal

Trial 30 Hari. Daftar Sekarang
© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia