Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

aplikasi ujian online

Menurut John Dewey, kurikulum merupakan suatu aturan atau arahan untuk membangun rasa tertib di lingkungan anak-anak. Definisi Dewey ini memang fokus pada anak-anak sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran.

Dewey menyatakan bahwa kurikulum harusnya mampu menghasilkan siswa yang mampu beradaptasi dengan dunia yang bergerak semakin cepat atau bisa kita sebut dengan modern. Kurikulum tidak hanya terbatas pada kelas, melainkan mencakup kegiatan lain di luar kelas.

Dalam usaha untuk memulihkan kembali pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan kebijakan dalam pengembangan kurikulum yang dinamakan dengan nama kurikulum merdeka belajar. Kurikulum ini diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022-2024.

Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat. Di sini, para pelajar (baik siswa maupun mahasiswa) dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai dengan bakat dan minatnya.

Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar

Dalam pelaksanaannya, kurikulum merdeka belajar ini tidak bisa asal dijalankan. Terdapat beberapa strategi yang harus dimiliki agar berhasil mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar ini. Adapun strategi yang diterapkan agar kurikulum merdeka belajar ini berhasil, antara lain.

1. Strategi Pertama - Rute Adopsi Kurikulum Merdeka secara Bertahap

Strategi pertama ini menitikberatkan pada bagaimana memfasilitasi satuan pendidikan untuk mengenali kesiapannya sebagai dasar menentukan implementasi kurikulum merdeka. Setelahnya, harus terdapat umpan balik secara berkala untuk bisa memetakan kebutuhan penyesuaian dukungan implementasi kurikulum merdeka belajar dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

2. Strategi Kedua - Menyediakan Asesmen dan perangkat Ajar

Education concept. Student studying and brainstorming campus concept. Close up of students discussing their subject on books or textbooks. Selective focus.

Pendekatan strategi ini menggunakan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang bertugas menyediakan beragam pilihan asesmen dan perangkat ajar (buku teks, modul ajar, contoh projek, contoh kurikulum) dalam bentuk digital yang dapat digunakan satuan pendidikan dalam melakukan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka.

3. Strategi Ketiga - Menyediakan Pelatihan Mandiri dan Sumber Belajar Guru

Strategi ini juga menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan pelatihan mandiri kurikulum merdeka. Pelatihan dapat diakses secara daring, baik oleh guru maupun tenaga kependidikan untuk memudahkan proses adopsi kurikulum merdeka disertai sumber belajar dalam bentuk video, podcast, atau e-book yang bisa diakses daring dan didistribusikan melalui media penyimpanan (flashdisk)

4. Strategi Keempat - Menyediakan Narasumber Kurikulum Merdeka

Beautiful Asia muslim lady casual wear working using laptop in modern new normal office. Working from home, remotely work, self isolation, social distancing, quarantine for coronavirus prevention.

Menyediakan narasumber kurikulum merdeka merupakan strategi yang tepat agar dalam pelaksanaannya nanti, kekeliruan bisa lebih berkurang. Narasumber adalah mereka yang berasal dari sekolah penggerak/SMK pusat yang telah mengimplementasikan kurikulum merdeka. Penyampaian informasi oleh narasumber dapat disampaikan dalam bentuk webinar atau pertemuan luring yang diadakan oleh pemerintah daerah atau satuan pendidikan. Pertemuan luring dapat dilakukan dalam bentuk seminar tatap muka, workshop, maupun pertemuan lainnya yang dilakukan di daerah maupun satuan pendidikan.

5. Strategi Kelima - memfasilitasi Pengembangan Komunitas Belajar

Komunitas belajar dibentuk oleh lulusan guru penggerak maupun diinisiasi pengawas sekolah. Tujuannya adalah sebagai wadah saling berbagi praktik baik adopsi kurikulum merdeka di internal satuan pendidikan maupun lintas satuan pendidikan.

Nah itulah tadi 5 strategi yang bisa diimplementasikan saat menggunakan kurikulum merdeka belajar. Selamat mencoba, tapi jangan lupa untuk memahami setiap detailnya!

Bagi bapak/ibu yang juga turut berinovasi dalam proses pembelajaran sangat bisa menggunakan aplikasi ujian online, Ujione. Minim menggunakan kertas, kegiatan pengerjaan ujian akan lebih ramah lingkungan. Tidak haya itu, tersedia beragam fitur yang bisa dipiih untuk memudahkan pelaksanaan ujian. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi www.ujione.id.

Mudah mengadakan ujian online serentak dengan Ujione
Dilengkapi juga dengan Quiz, Tugas serta Bank Soal

Trial 30 Hari. Daftar Sekarang
© Copyright Oleh PT Jetorbit Teknologi Indonesia.
PT Jetorbit - Jln Godean KM 4,5. Ruko Godean Permai KAV 3, Sleman, DI Yogyakarta, Indonesia